Dalam Doa
January 14, 2009
inge-febria
Duduk bersimpuh di hadapanMu
Mencoba mendekatiMu, yang terasa jauh…
Sujud memohon ke hadiratMu
Meraih cinta kasihMu, yang kuharap selalu…
Reff :
Mengangkat kedua tanganku meminta pengampunanMu
Bercucuran air mataku mengharap Kau melihat… kesungguhanku
Mencari setitik cahyaMu di kegelapan jiwaku
Bergetar bibirku di saat ku mengucapkan namaMu
Dalam doa…
Semua pinta kuhaturkan padaMu
Semoga Kau mengabulkan semuanya itu
Segala dosa kukatakan padaMu
Semoga Kau mengampuni kelalaianku
Sehingga akan ringan di setiap langkahku
Menjalani hari-hariku yang ku tak pernah tahu
Sampai kapankah?
Back to reff
(Shaffix – Dalam Doa)
Saya lagi suka banget saya lagu yang satu ini. Pagi-pagi sambil nyari teksnya.
Ah, lama rasanya saya tidak merasakan gregetnya saat berdoa. Rasanya saya ini kok lalai akan diri dan lalai pada nikmatNya yang sungguh luar biasa.
Beberapa hari yang lalu, selepas shalat maghrib, si mas ngajakin saya berdoa. Lama… saya merenung… mengahayati doa yang diucapkan…
Buliran air mata yang menggenang satu persatu jatuh.
Lama saya hanya menyimpan keinginan diajak berdoa selepas shalat sama qawwam (suami). Dan baru kali itu tercapai setelah hampir satu setengah tahun kami menikah. Ah, mas… lama nian penantianku padamu untuk diajak duduk bersama berdoa.
Dari dulu tiap saya meminta, si mas bilangnya “besok-besok ya…”. Mungkin karena kultur dan latar belakang kelurga kami yang membedakan. Hingga mungkin si mas sungkan atau nggak pede atau karena apa saya nggak tau.
Saya yang sering menjalankan shalat jamaah di rumah bersama keluarga dilanjutkan ritual selepasnya, cium tangan, cium pipi dan diakhiri dengan berdoa yang dipimpin bapak. Berbeda dengan mertua saya yang kyai, jadi selalu menunaikan shalat wajib di masjid/musholla dan mungkin yang dipimpin lebih banyak (jamaah sholat di masjid), ritual seperti itu hampir tidak ditemukan di keluarga suami saya.
Doa…
Saya sedang introspeksi diri untuk jadi manusia yang lebih baik, yang mencoba selalu mengingat akan segala kenikmatan yang Allah berikan.
Entry Filed under: Uncategorized
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed